Penggerak ODBC MySQL pada BlankOn

Kadang kita masih membutuhkan aplikasi lama dan ternyata masih bisa dijalankan dengan wine, namun kendalanya membutuhkan koneksi ke database MySQL melewat penggerak ODBC ( ODBC Driver MySQL ). Kasus ini banyak ditemui tatkala kita akan memigrasikan sebuah perusahaan yang sudah lama mempunya sistem / aplikasi yang berjalan, terutama yang berbasis foxpro.

Tutorial Ubuntu Server

Jika kemarin kita sudah membaca artikel tentang apa itu Sistem Operasi dan Terminal Linux, kali ini saya akan berbagi bagaimana cara instal Linux Ubuntu lengkap agar sistem operasi ini dapat berjalan dengan baik di depan komputer.

GIMP | Aplikasi image editor Linux yang handal

GNU Image Manipulation Program atau yang lebih dikenal dengan sebutan GIMP adalah perangkat lunak untuk manipulasi grafik berbasis raster..

9 Hal Wajib dilakukan Setelah Memasang BlankOn Suroboyo

Destop BlankOn Suroboyo punya cerita unik sendiri. Diberi nama Manokwari Shell. Manokwari Shell adalah destop shell untuk GNOME 3 dengan Gtk+ dan antarmuka HTML5. Destop ini juga sangat ringan dan sederhana, namun sangat lengkap dari sisi fitur.

Showing posts with label Windows. Show all posts
Showing posts with label Windows. Show all posts

Monday, February 23, 2015

Masalah Yang Biasa Terjadi Pada Windows XP

Bagi anda yang bekerja menggunakan komputer dengan sistem operasi windows xp, mungkin ini saatnya anda selalu menyertakan CD instalasi windows tersebut untuk menyertai kemana komputer itu anda bawa. Banyak sekali masalah yang timbul menyerang komputer kita dan dapat diselesaikan dengan menggunakan CD instalasi windows tersebut. Terutama apabila kita menemukan masalah kegagalan boot, yang sebagian besar solusinya ada di tangan CD instalasi tersebut.
Perlu kita ketahui juga bahwa dalam proses booting, windows akan melewati beberapa tasking atau tahapan sebelum siap digunakan. Berikut ini adalah beberapa tahapan booting pada Windows XP, dan di tiap tahapan ini sering kali terdapat masalah yang mengakibatkan kegagalan booting itu sendiri.
1. Initializing BIOS. Kegagalan dalam tahap ini jarang sekali ditemukan, kecuali komputer pernah mengalami kejutan listrik seperti terkena petir atau kejutan listrik lainnya yang menyebabkan BIOS rusak. Habisnya baterai BIOS pun tidak akan menyebabkan kegagalan dalam tahap ini.


2. Initializing Master Boot Record (MBR)
. Dalam tahap ini BIOS memeriksa MBR dan memulai sekuens booting. Kegagalan dalam tahap ini biasanya akan muncul pesan “Missing Operating System” sehingga akses ditolak. Solusinya adalah dengan cara menulis ulang MBR. Caranya, Booting dengan CD instalasi Windows XP –> pilih Recovery console atau Tekan R selama proses booting CD. Ketika sudah muncul recovery console nya ketik fixmbr. Maka windows akan memperbaiki MBR yang rusak.

3. Initializing Partition Boot Record (PBR). Dalam tahap ini tasking yang dijalankan adalah memeriksa tersedianya file booting yang dibutuhkan. Kegagalan dalam tahap ini, yaitu partisi tidak dikenali akan memunculkan pesan “Invalid Partition Table“. Solusinya adalah dengan menggunakan tools TestDisk dan pilih “Fix Partition Table” atau “Recover Deleted Partition“.

4. Initializing NTLoader
. Pada tahap ini PBR mengaktifkan ntldr.exe yang me-load boot-manager boot.ini. Kegagalan dalam tahap ini adalah tidak ditemukannya file ntldr.exe, atau dengan pesan error “NTLDR is missing“. Solusinya yaitu dengan mengcopykan file ntldr.exe lewat recovery console (boot dengan CD instalasi Windows). Caranya ketikkan fixboot c: pada recovery console, lalu copy file ntldr dari CD setup ke harddisk dengan mengetikkan copy d:\i386\ntldr c:

5. Initializing Boot Menu. Pada tahap ini file boot.ini akan menampilkan menu boot, atau dalam kondisi default user secara otomatis memilih Windows XP. Kegagalan dalam tahap ini adalah tidakk ditemukannya file boot.ini dengan pesan error “Invalid boot.ini“. Solusinya adalah dengan memperbaiki sektor boot. Caranya masuk ke dalam recovery console (booting dengan menggunakan CD Instalasi Windows) dan ketikkan bootcfg /rebuild.

6. Initializing NTdetect. Pada tahap ini tasking yang dijalankan adalah pemeriksaan terhadap semua komponen hardware yang terpasang. Kegagalan dalam tahap ini merupakan crash dengan pesan error. Biasanya anda akan mendapatkan pesan error “NTLDR is missing” atau “Disk I/O Error, Error=0000 10000 NTdetect“. Solusinya adalah mengcopykan kembali file ntdetect yang hilang. Caranya masuk ke dalam recovery console (booting dengan menggunakan CD Instalasi Windows) dan mengcopykan file ntdetect.com dari CD setup XP ke dalam harddisk, dengan mengetikkan copy d:\i386\ntdetect.com c:.

7. Aktifasi Kernel/HAL
. Pada tahap ini tasking yang dijalankan adalah mengaktifkan Kernel Windows dan Hardware Abstraction Layer (HAL). Kegagalan dalam tahap ini biasanya ditandai dengan blue screen. Booting dihentikan dengan “Blue Screen of Death“. Bila aanda mengalami kegagalan dalam tahap ini solusi terbaik adalah dengan memformat ulang instalasi windows XP anda.


8. Aktivasi Driver. Pada tahap ini XP mengaktifkan semua driver hardware yang dibutuhkan dan diberikan status activated dalam registry. Kegagalan dalam tahap ini biasanya ditandai dengan blue screen dengan pesan error “IRQ_LESS_OR_EQUAL“. Solusinya adalah dengan Safe Mode Booting. Caranya, tekan F5 saat proses booting sampai keluar setup menu. Pilih safe mode dan biarkan windows berjalan dalam safe mode. Buang atau Uninstal driver yang rusak. Bila tidak membantu cobalah men-disable hardware yang error tersebut pada device manager. Atau bila memungkinkan lepaslah hardware yang error tersebut dari komputer anda.


9. Initializing Kernel. Pada tahap ini ntloader menyerahkan kekuasan pemerintahan kepada kernel windows. Kegagalan dalam tahap ini ditandai dengan windows hang pada proses “Windows is Starting Up“. Solusinya adalah dengan minta bantuan dari Microsoft. Caranya lewat internet masuk ke alamat http://support.microsoft.com/kb/314477/. Di sini para developer windows akan memberikan pilihan solusi untuk beberapa kemungkinan kesalahan.


10. Mengaktifkan Services. Pada tahap ini tasking yang dijalankan adalah mengaktifkan service smss.exe, winlogon.exe, Isass.exe, dan services.exe. Kegagalan dalam tahap ini sering ditandai dengan dengan blue screen atau pesan kesalahan yang tidak jelas. Tidak jarang windows hang begitu saja. Waspadai bila anda adalah korban dari trojan. Caranya masuk ke dalam safe mode dan coba delete malware ini. Apabila anda tidak bisa sampai ke desktop cobalah memperbaiki XP dengan CD setup. Install ulang mungkin jalan terakhir yang dapat dilakukan.

11. Login. Pada tahap ini windows meminta input nama pengguna dan password. Kegagalan dalam tahap ini biasanya ditandai dengan pesan error “incorrect user name or password“. Coba ulangi kembali memasukkan password anda.


12. XP siap bekerja. Banyak masalah dapat terjadi dalam tahap ini. Namun beberapa masalah dapat diatasi dalam safe mode.

Sebuah tips ringan apabila anda tiba-tiba menemukan kesalahan dalam komputer anda, padahal sebelumnya anda mengoperasikan dengan status normal. Anda dapat mencoba mengembalikan konfigurasi awal sebelum masalah itu muncul, yaitu dengan cara tekan F5 pada saat proses booting sampai keluar startup menu. Pilih Last Known Good Configuration (your most recent settings that worked). Ini adalah langkah awal yang paling mudah untuk mengatasi masalah yang tiba-tiba muncul.

Mudah2an Info dan Tips Yang Ringan Ini Dapat Membantu Kalian Dalam Memahami Error Yang Terjadi Pada Windows XP

Cara Membuat Multi USB Bootable Dengan YUMI

Media instalasi menggunakan bootable USB flash drive akan sangat bermanfaat bagi seorang teknisi komputer atau pemilik komputer, terutama ketika akan menginstallnetbook atau notebook yang tidak memiliki CD/DVD drive. Selain itu, menggunakanUSB flash drive akan mempermudah dan mempercepat proses instalasi dibandingkan menggunakan media CD/DVD.
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Cara Membuat Multi USB Bootable Dengan YUMI (Your Universal Multiboot Installer): http://dosen.gufron.com/tutorial/cara-membuat-multi-usb-bootable-dengan-yumi-your-u/21/
Salah satu aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat bootable pada media USB flash drive (flashdisk, memory stick dan yang lainnya) adalah YUMI (Your Universal Multiboot Installer). YUMI bersifat gratis dan portable. Sesuai dengan namanya, salah satu kelebihan YUMI dibandingkan aplikasi sejenis lainnya adalah kita dapat membuat berbagai macam sistem operasi, utilitas anti virus, perangkat kloning dan diagnosa disk atau tool-tool lain dalam satu USB flash drive (multi boot). Dan mulai 11 Desember 2013 YUMI juga tersedia dalam 2 platform sistem operasi, Windows dan Linux (Ubuntu atau Debian).
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Cara Membuat Multi USB Bootable Dengan YUMI (Your Universal Multiboot Installer): http://dosen.gufron.com/tutorial/cara-membuat-multi-usb-bootable-dengan-yumi-your-u/21/

Menggunakan YUMI (Your Universal Multiboot Installer)

Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Cara Membuat Multi USB Bootable Dengan YUMI (Your Universal Multiboot Installer): http://dosen.gufron.com/tutorial/cara-membuat-multi-usb-bootable-dengan-yumi-your-u/21/
Menggunakan Universal USB Installer sangatlah mudah. Setelah mendownload aplikasi YUMI (Your Universal Multiboot Installer), klik ganda untuk mulai menjalankannya. Klik tombol I Agree dengan lisensi penggunaan YUMI (Your Universal Multiboot Installer).
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Cara Membuat Multi USB Bootable Dengan YUMI (Your Universal Multiboot Installer): http://dosen.gufron.com/tutorial/cara-membuat-multi-usb-bootable-dengan-yumi-your-u/21/
Gufron Rajo Kaciak

Di bagian Step 1, pilih USB flash drive yang akan dibuat menjadi booatable. Opsi Show All Drives akan menampilkan seluruh drive yang terpasang pada komputer, mulai dari hard disk sampai CD/DVD-ROM, dan sebaiknya tidak diaktifkan agar tidak salah dalam memilih drive yang digunakan oleh USB flash drive yang dicolokan ke komputer.
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Cara Membuat Multi USB Bootable Dengan YUMI (Your Universal Multiboot Installer): http://dosen.gufron.com/tutorial/cara-membuat-multi-usb-bootable-dengan-yumi-your-u/21/
Gufron Rajo Kaciak

Setelah pemilihan USB flash drive, secara otomatis di bagian kanan Step 1 akan tampil 2 opsi, opsi View or Remove Installed Distros dan opsi Format Drive (Erase Content).
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Cara Membuat Multi USB Bootable Dengan YUMI (Your Universal Multiboot Installer): http://dosen.gufron.com/tutorial/cara-membuat-multi-usb-bootable-dengan-yumi-your-u/21/
Gufron Rajo Kaciak

Opsi View or Remove Installed Distros berguna untuk melihat sistem operasi atau tool-tool yang sudah pernah diinstall pada USB flash drive dan jika dibutuhkan dapat menghapus sistem operasi atau tool-tool yang tidak diinginkan. Pada bagian Step 2, pilih sistem operasi atau tool yang akan dihapus.
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Cara Membuat Multi USB Bootable Dengan YUMI (Your Universal Multiboot Installer): http://dosen.gufron.com/tutorial/cara-membuat-multi-usb-bootable-dengan-yumi-your-u/21/
Gufron Rajo Kaciak

Opsi Format Drive (Erase Content) digunakan untuk memerintahkan aplikasi memformat USB flash drive yang digunakan. Gunakan opsi ini hanya satu kali ketika pertama kali membuat USB bootable, agar USB flash drivedapat digunakan untuk booting. Karena itu, pastikan data-data yang ada dalam USB flash drive sudah di-backup. Untuk penambahan sistem operasi berikutnya, opsi ini jangan diaktifkan kembali.
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Cara Membuat Multi USB Bootable Dengan YUMI (Your Universal Multiboot Installer): http://dosen.gufron.com/tutorial/cara-membuat-multi-usb-bootable-dengan-yumi-your-u/21/
Gufron Rajo Kaciak

Pada Step 2, pilih sistem operasi atau tool-tool yang akan ditambahkan ke dalam USB flash drive.
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Cara Membuat Multi USB Bootable Dengan YUMI (Your Universal Multiboot Installer): http://dosen.gufron.com/tutorial/cara-membuat-multi-usb-bootable-dengan-yumi-your-u/21/
Gufron Rajo Kaciak

Pada Step 3, tekan tombol Browse untuk memilih file .iso sistem operasi atau tool yang akan ditambahkan tersebut. Selanjutnya tekan tombol Create untuk memulai proses pembuatan bootable USB flash drive.
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Cara Membuat Multi USB Bootable Dengan YUMI (Your Universal Multiboot Installer): http://dosen.gufron.com/tutorial/cara-membuat-multi-usb-bootable-dengan-yumi-your-u/21/
Gufron Rajo Kaciak

Sebelum proses format dan penyalinan file dimulai, YUMI akan melakukan konfirmasi dan pemberitahuan proses yang akan dilakukan. Klik tombol Yes untuk memulai proses.
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Cara Membuat Multi USB Bootable Dengan YUMI (Your Universal Multiboot Installer): http://dosen.gufron.com/tutorial/cara-membuat-multi-usb-bootable-dengan-yumi-your-u/21/
Gufron Rajo Kaciak

Selanjutnya proses format USB flash drive dimulai.
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Cara Membuat Multi USB Bootable Dengan YUMI (Your Universal Multiboot Installer): http://dosen.gufron.com/tutorial/cara-membuat-multi-usb-bootable-dengan-yumi-your-u/21/
Gufron Rajo Kaciak

Selesai format, YUMI akan mulai menyalin file-file sistem operasi ke dalam USB flash drive.
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Cara Membuat Multi USB Bootable Dengan YUMI (Your Universal Multiboot Installer): http://dosen.gufron.com/tutorial/cara-membuat-multi-usb-bootable-dengan-yumi-your-u/21/
Gufron Rajo Kaciak

Setelah proses format dan penyalinan file selesai, klik tombol Next.
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Cara Membuat Multi USB Bootable Dengan YUMI (Your Universal Multiboot Installer): http://dosen.gufron.com/tutorial/cara-membuat-multi-usb-bootable-dengan-yumi-your-u/21/
Gufron Rajo Kaciak

Selanjutnya akan ditampilkan konfirmasi, apakah kita ingin menambah sistem operasi lain pada saat itu juga atau tidak. Penambahan sistem operasi atau tool-tool lain dapat dilakukan pada waktu berbeda.
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Cara Membuat Multi USB Bootable Dengan YUMI (Your Universal Multiboot Installer): http://dosen.gufron.com/tutorial/cara-membuat-multi-usb-bootable-dengan-yumi-your-u/21/
Gufron Rajo Kaciak

Jika kita menekan tombol Yes, maka kita akan kembali ke langkah awal yaitu memilih flash disk. Jika kita menekan tombol No, maka proses pembuatan USB flash drive menjadi selesai. Tekan tombol Finish untuk keluar dari aplikasi.
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Cara Membuat Multi USB Bootable Dengan YUMI (Your Universal Multiboot Installer): http://dosen.gufron.com/tutorial/cara-membuat-multi-usb-bootable-dengan-yumi-your-u/21/
Gufron Rajo Kaciak

Untuk menggunakan USB flash drive sebagai media instalasi, lakukan pengaturan pada BIOS agar device yang pertama dibaca saat booting (Boot devices priority) adalah USB flash drive.
Sumber: Gufron Rajo Kaciak: Cara Membuat Multi USB Bootable Dengan YUMI (Your Universal Multiboot Installer): http://dosen.gufron.com/tutorial/cara-membuat-multi-usb-bootable-dengan-yumi-your-u/21/
Untuk download aplikasi terbaru YUMI 2.0.0.8, dapat dilakukan disini:
YUMI v2.0.0.8 for Windows, Aplikasi Pembuat USB Bootable